16 Jenis Kertas Cetak Foto Lengkap Dengan Gambar

Sahabat pembaca yang baik hati, dan semoga dalam keadaan sehat, kali ini penulis ingin sharing tulisan yang berjudul 16 Jenis Kertas Cetak Foto Lengkap Dengan Gambar untuk lebih lanjutnya sebagai berikut :

Banyak yag bertanya, sebenarnya jenis kertas foto itu apa saja sih? Apa perbedaanya, apa fungsinya, dan dimana digunakan kertas tersebut? Nah setelah baca baca dari sana sini serta ambil beberapa kesimpulan mungkin ini menjadi salah satu tulisan yng dapat menjawab rasa penasaran anda tentang kertas foto yang biasa digunakan

1. HVS
Pengertian dan definisi kerta HVS. HVS adalah singkatan dari Houtvrij Schrijfpapier (bahasa Belanda), yang artinya kertas tulis bebas serat kayu. Kertas jenis HVS  dibuat dari pulp (bubur kertas) yang tidak mengandung lignin (perekat antar serat di dalam pohon), sehingga tidak mudah berubah warna (menjadi kekuningan) jika diletakkan di bawah sinar matahari atau sinar lampu.

Kertas HVS merupakan kertas tulis berkualitas tinggi yang muncul dengan berbagai ukuran. Baik ukuran dimensi (pxl) maupun ukuran berat. Di Indonesia kertas HVS biasanya di produksi dengan 3 tingkat ukuran berat yaitu 60 gr, 70 gr dan 80 gr. Sementara ukuran dimensi kertas HVS biasanya di buat dalam 2 pilihan, yaitu kertas HVS ukuran Kuarto dan kertas HVS ukuran Folio.

Kertas HVS ukuran Kuarto adalah sebutan untuk kertas HVS berukuran A4, yaitu 21 x 29,7 cm.. Sedangkan kertas HVS ukuran Folio adalah kertas HVS berukuran 21.5 x 32,5 cm. Untuk mengetahui jenis-jenis atau macam-macam ukuran kertas silah baca artikelnya

Bahan kertasnya agak kasar, umumnya dipake untuk Fotocopy / Printer Deskjet. Kertas jenis ini banyak dijual di toko-toko buku. Kertas jenis HVS dibuat dari pulp (bubur kertas) yang tidak mengandung lignin (perekat antar serat di dalam pohon), sehingga tidak mudah berubah warna (menjadi kekuningan) jika diletakkan di bawah sinar matahari atau sinar lampu.

2. Art Paper & Matt Paper
Bahan kertas untuk brosur, karena permukaannya yang licin (artpaper), atau yang semi doff (matt paper). Selain karena licin, hasil yang dihasilkan juga bagus, karena raster kertasnya halus. Kertas art paper ini kurang bisa menyerap air sehingga kurang cocok digunakan dengan printer yang menggunakan tinta dye yang merupakan tinta berbahan dasar air. Tinta yang cocok digunakan untuk mencetak dengan media kertas art paper ini adalah tinta art paper yang di desain khusus untuk head printer Epson.

3. Art Karton
Bahan kertas ini sama seperti art paper, cuma gramasinya lebih tebal. Banyak digunakan untuk cetakan seperti kartu nama, katalog, co profile,brosur, dan cetakan lainnya yang membutuhkan kertas agak tebal. Umumnya setelah di cetak, bahan ini di lapisi laminating lagi (optional), supaya hasilnya lebih memuaskan. Sama seperti kertas art paper, kertas ini tidak bisa digunakan dengan tinta dye dan harus mengunakan tinta art paper yang di desain khusus untuk head printer Epson.

4. Matte / Doff paper
Sangat mudah menyerap tinta sehingga bisa dipakai untuk menyembunyikan kualitas tinta dan printer sekaligus tidak memantulkan cahaya. Mencetak foto warna bisa dilihat dari kebutuhannya. Kalau untuk dibingkai atau banyak dipegang-pegang, kertas doff lebih awet dan tidak lengket. Kertas jenis ini seringkali menjadi rekomendasi untuk kertas cetak foto dengan hasil yang bagus.

5. Sublime Paper
Kertas jenis ini bukan digunakan untuk mencetak foto sebagai pajangan dirumah, didompet atau untuk dibingkai tetapi kertas ini digunakan sebagai mediator (media perantara) transfer gambar ke t-shirt (kaos). Jadi bila kita ingin sebuah gambar dipindahkannya ke t-shirt (kaos) maka gunakanlah jenis Sublim Paper karena kertas ini mampu memindahkan tinta dengan maksimal ke t-shirt.

6. Double-Side Paper
Jenis kertas ini mampu digunakan untuk mencetak foto pada kedua sisinya (depan dan belakang). Kualitas foto yang dihasilkan juga cukup bagus, tidak terlalu mengkilap dan cenderung doff. Jenis kertas ini cocok digunakan untuk mencetak pamflet yang biasanya digunakan untuk sarana promosi, sehingga para konsumen dapat melihat dikedua sisinya.

7.Fiber matte
Kertas Fiber Base paling tahan lama, karena dia menggunakan kertas dengan pH netral (biasa di sebut Archival Paper).

8. Premium Glossy foto Paper
Kertas jenis ini biasa disebut oleh para penggunanya dengan sebutan high glossy, kertas jenis ini mampu menghasilkan cetakan dengan efek yang lebih mengkilap. Kertas jenis ini sangat cocok untuk mengcetak foto dengan resolusi tinggi. Walaupun harga kertas ini lebih mahal tetapi jika kita gunakan, akan menghasilkan cetakan foto yang maksimal dan lebih cerah.

9. Sticker Glossy foto Paper


Sering kita menjumpai sticker yang menampilkan foto dengan warna dasar kertas putih dan mengkilap, jenis ini sangat cocok untuk keperluan pembuatan sticker serta mampu mencetak foto beresolusi tinggi.

10. Laster foto Paper
Laster foto paper biasanya digunakan untuk keperluan dokumenter karena jenis kertas ini sangat awet bahkan bisa bertahan hingga puluhan tahun, tidak mudah pudar, mampu menghasilkan efek doff, dan sangat cocok untuk foto dengan resolusi tinggi. Permukaan kertas yang mirip kulit jeruk adalah ciri khas untuk membedakan dengan jenis kertas lain. Ketahanan hasil cetakan membuat para konsumen puas, mungkin jenis ini bisa menjadi pertimbangan jika kita ingin serius didunia digital foto printing.

11. Glossy foto Paper / glanz paper
Kertas ini merupakan jenis standar cetak foto. Dengan jenis kertas yang mengkilap, permukaan memantulkan cahaya, permukaan lebih lengket terhadap kaca pigura dan putih mampu menghasilkan cetakan yang standar. Dapat digunakan untuk foto resolusi tinggi dan harga kertas yang relatif murah (standar cetak foto).

12. Canvas Paper
Jenis kertas ini jika kita gunakan untuk mencetak foto akan menghasilkan cetakan dengan sentuhan canvas layaknya sebuah lukisan. Hasil akhir cetakan akan menampilkan foto yang persis dengan kertas canvas.

13. Inkjet Paper
Kertas ini kurang cocok untuk keperluan digital foto printing, jenis kerta inkjet ini biasanya digunakan untuk keperluan grafis, seperti mencetak sketsa gambar, proof arsitektur rumah, grafik bar, dan sebagainya. Kualitas kertasnya lebih bagus dari jenis HVS karena serapan pada tinta lebih bagus dan cepat kering.

14. Metallic paper
Seperti glossy, tapi lebih mengkilap lagi, ada sedikit warna keemasan /metalik. Metallic paper mempunyai permukaan halus dan terlihat agak mengkilat. Sangat cocok dengan namanya karena ada titik-titik metallic pada permukaan kertas ini.

15. Metallic + laminating paper
Hampir sama dengan metallic paper namun pada salah satu sisi ada plastik atau sejenisnya yang menutupi.

16. Silky paper
Permukaan kertas lembut namun tidak mengkilat. Daya lekat tinta cukup tinggi sehingga tinta tidak mudah bercecer. Sekaligus bagian permukaan kertas ini tidak mudah terbawa oleh head printer membuat hasil cetakan menjadi lebih baik.

Sumber : kaskus,
www.kamusq.com/2012/09/kertas-hvs-pengertian-dan-definisi.html

gambar : google.com

Artikel Terkait:

Contoh Soal Peralatan Tata Cahaya SMK

Soal peralatan tata cahaya SMK

Setelah anda belajar tentang peralatan tata cahaya, mungkin ini lah saatnya tes kemampuan anda untuk menguji sampai batas mana pemahaman anda di dunia pencahayaan, berikut ini ada 10 soal tentang peralatan cahaya untuk menguji daya serap anda pada materi peralatan tata cahaya


  1. Sebutkan peralatan tata cahaya yang tergolong sebagai penerangan
  2. Sebutkan peralatan tata cahaya yang tergolong sebagai efek cahaya
  3. Apakah istilah yang sering dipakai bagi orang yang bekerja mengatur-atur kebutuhan lampu panggung
  4. Fungsi dari peralatan tata cahaya adalah
  5. Sebutkan 5 Peralatan tata cahaya
  6. Kenapa smoke machine tergolong kedalam peralayan efek cahaya...
  7. apakah arti dari dimmer dalam peralatan tata cahaya?
  8. Apakah peralatan tata cahaya yang sering digunakan sebagai altenatif dari lampu PAR 64?
  9. Apa sebutan untuk seorang yang menangani bagian penataan cahaya?
  10. Apa nama lain dari peralatan tata cahaya bola disko?
  11. Apa yang dimaksud dengan front lighting ?
  12. Apa yang dimaksud dengan side lighting ?
  13. Salah satu jenis lampu yang di gunakan dalam produksi program TV adalah Fresnel, jelaskanlah apa yang anda ketahui tentang Fresnel !
  14. Apa yang anda ketahui tentang Window light ?
  15. Apa yang dimaksud dengan Cahaya Alam (Natural Light/Available.Light

Artikel Terkait:

Kumpulan video animasi karya anak bangsa khususnya SMK tunas harapan rimbo bujang

Sahabat pembaca yang baik hati, dan semoga dalam keadaan sehat, kali ini penulis ingin sharing tulisan yang berjudulb Kumpulan video animasi karya anak bangsa khususnya SMK Tunas Harapan Rimbo Bujang untuk lebih lanjutnya sebagai berikut :

Kumpulan video animasi karya anak bangsa khususnya SMK tunas harapan rimbo bujang yang cukup layak untuk ditonton kita semua :
Dalam artikel ini terdiri dari beberapa hasil animasi karya siswa siswi jurusan multimedia smk tunas harapan rimbo bujang yang berupa tugas maupun karya yang hasil pengembangan diri masing masing. Langsung saja kita mulai dari animasi penerbangan pesawat, animasi kecelakaan lalu lintas, animasi balap liar, animasi pemburu, animasi 












Artikel Terkait:

Bahan Sablon Kaos Dan Cara Melihat Kualitas Kaos Sablon

Sahabat pembaca yang baik hati, dan semoga dalam keadaan sehat, kali ini penulis ingin sharing tulisan yang berjudul Bahan Sablon Kaos Dan Cara Melihat Kualitas Kaos Sablon untuk lebih lanjutnya sebagai berikut :

Seiring berjalannya waktu, banyak juga industri kaos yang semakin berkembang pesat, terutama di kota kota besar antara lain semarang, jogja, bali, bandung, malang dan lain lain, hal ini dibuktikan dengan banyaknya jumlah distro kaos dan penjualan mereka besar, distro, sablon kaos, industri kaos tersebut ternyata dapat di nilai dari beberapa hal berikut ini sesuai salah satu postingan fb pemilik distro kaos dalam melihat kualitas distro tersebut ada 3 hal penting yang dapat anda perhatikan sebelum anda membeli kaos.

Setiap anak remaja sekarang pasti akan tertarik membeli sebuah kaos jika kaos tersebut berlabel
“KAOS DISTRO“. Memang sudah tidak perlu dipungkiri jika Kaos dengan label “KAOS DISTRO” memiliki Bahan, Sablon, dan Jahitan kaos yang terbilang BAGUS. Tiga hal inilah yang menjadi acuan setiap outlet distro dalam membuat kaos-kaos dengan merk, label dan design mereka sendiri, ya BAHAN, SABLON dan JAHITAN kaos itu sendiri. Baik, sekarang saya akan menjelaskan 1 per 1 bagian yang menjadi acuan tersebut.

BAHAN KAOS
Berdasarkan bahan dasar pembuatnya, bahan kaos yang terdapat di pasaran ada beberapa macam. Jenis bahan kaos yang umum ditemukan adalah Cotton Combed, Cotton Carded, CVC, TC, PE.
Jenis bahan kaos di atas umumnya digunakan untuk kaos oblong. Untuk kaos berkerah atau kaos polo (polo shirt), biasanya digunakan bahan cotton pique atau lacoste. Sedangkan untuk jaket, jumper, atau hoodie biasanya digunakan bahan fleece atau terry.
Jika anda mengutamakan kenyaman, pastikan menggunakan kaos yang menggunakan bahan 100% cotton. Perlul diketahui bahwa masing-masing pabrik kaos menghasilkan kualitas produk yang berbeda, dikarenakan perbedaan bahan baku kapas, perbedaan proses produksi dan quality control, serta perbedaan proses washing serta finishingnya. Oleh karena itu, bagan cotton combed dari pabrik A, bisa saja sedikit berbeda kualitas dan teksturnya dengan pabrik B, demikian pula, produk bahan kaos yang dijual di toko kain X bisa jadi berbeda kualitasnya dengan toko kain Y.
Bahan kaos 100% cotton adalah bahan kaos yang 100% terbuat dari serat kapas alam dan memiliki karakteristik bahan yang relatif halus, dingin, nyaman dipakai, dan menyerap keringat, sehingga sangat cocok dipakai di wilayah beriklim tropis seperti INDONESIA.

1. Cotton Combed
Serat benang lebih halus. hasil rajutan dan penampilan bahan lebih halus dan rata. Berdasarkan jenis benang yang digunakan serta setting gramasi (gr/m2) di mesin rajutnya, bahan cotton combed memiliki beberapa jenis yaitu 20s, 24s, 30s, dan 40s. Semakin besar angkanya, semakin halus dan tipis bahannya, dan semakin mahal pula harganya. Untuk kaos distro umumnya menggunakan jenis 20s dan 30s, sedangkan untuk jenis lainnya, biasanya dipakai untuk item dengan design tertentu, seperti kaos khusus wanita atau pakaian dalam, disesuaikan dengan karakter bahannya.
Benang 20s : Memiliki ketebalan antara 180 – 220 gram/m2
Benang 24s : Memiliki ketebalan antara 170 – 210 gram/m2
Benang 30s : Memiliki ketebalan antara 140 – 160 gram/m2
Benang 40s : Memiliki ketebalan antara 110 – 120 gram/m2

2. Cotton Carded
Seperti halnya bahan cotton combed, bahan cotton carded memiliki beberapa jenis yaitu 20s, 24s, dll, berdasarkan jenis benang yang digunakan serta setting gramasi (gr/m2) di mesin rajutnya. Hanya saja serat benang yang digunakan dalam bahan cotton carded ini kurang halus. Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang halus dan kurang rata. Umumnya bahan cotton carded ini digunakan untuk kaos-kaos dengan target pasar kelas menengah, karena harganya relatif murah dibandingkan cotton combed. Cotton carded memiliki tekstur kurang halus namun tetap nyaman dipakai karena terbuat dari 100% serat kapas alam.

3. CVC (Cotton Viscose)
Jenis bahan ini adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.

4. TC Combed (Teteron Cotton)
Jenis bahan ini adalah campuran dari 35% Cotton Combed dan 65% Polyester (Teteron). Dibandingkan bahan kaos Cotton, bahan TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan. Kelebihannya jenis bahan TC lebih tahan shrinkage (tidak susut atau melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali. Harganya pun relatif lebih murah.

5. Polyester atau PE
Jenis bahan ini terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi kemudian dibuat untuk bahan kaos berupa serat fiber poly. Karena sifat bahan dasarnya, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas jika dipakai.

6. Hyget
Jenis bahan ini juga terbuat dari plastik, namun lebih tipis. Banyak digunakan untuk keperluan kampanye partai karena harganya yang sangat murah.

SABLON KAOS
Mungkin anda bertanya-tanya “Sablon apa sih yang bagus ?”, ini adalah pertanyaan yang sudah umum dipertanyakan jika anda sama sekali tidak pernah berkecimpung di dunia perkaosan (hehe…). Jika anda tanyakan hal ini kepada saya, saya sudah dapat menyerap, bahwa anda bertanya ke arah TINTA SABLON yang digunakan, yap pertanyaan yang benar sebenarnya adalah “Tinta Sablon apa sih yang bagus ?”. Kali ini saya akan lebih mengarah kepada penjelasan tentang jenis-jenis tinta sablon itu sendiri.
Tinta bahan kaos terdiri dari 2 jenis tinta, yaitu tinta yang berbasis air atau waterbase inks dan tinta yang berbasis minyak atau solvenbase yang juga sering disebut plastisol.

1. Tinta Jenis Waterbase / Berbasis Air
Rubber, Tinta ini digunakan khusus untuk sablon diatas kain gelap. Sebab tinta ini bersifat pekat, dapat menutup permukaan warna kain dengan baik. Tinta rubber umumnya digunakan untuk underbase, underbase sendiri difungsikan sebagai penutup warna kain sebelum penyablonan warna-warna diatasnya. Tinta rubber sendiri dibagi menjadi dua jenis untuk dua fungsi kegunaan. Jenis pertama adalah tinta rubber white yang digunakan untuk underbase/dasar, bisa juga digunakan untuk mendapatkan warna-warna pastel/muda. Jenis kedua adalah rubber color yang digunakan untuk pencampuran warna-warna tua. Untuk mendapatkan warna putih yang bersih dan cemerlang, campurkan tinta rubber white dengan sedikit pigmen/pewarna berwarna nila atau ungu.
Coating / Transparan, umumnya difungsikan sebagai pelapisan hasil sablon, sehingga hasil sablon lebih cemerlang atau mengkilap. Tinta ini memiliki bentuk seperti tinta extender yang transparan, tetapi memiliki kandungan yang lebih kuat atau lebih keras. Tinta ini baik sekali untuk teknik penyablonan separasi empat warna dengan terlebih dahulu memberikan rubber white pada permukaan bahannya.

Extender, Tinta in bersifat transparan, hanya cocok untuk penggunaan diatas bahan putih atau bahan-bahan berwarna terang. Sifat dari cat ini adalah menyatu / menyerap pada bahan.
Super White, Tinta ini hampir sama jenisnya dengan tinta rubber, terdiri dari dua jenis yaitu white dan color. Tinta ini sifatnya lebih mendekati tinta extender yaitu menyatu dengan bahan dan transparan, serta dapat disablon diatas dasar bahan berwarna gelap.
Puff / Timbul, Tinta ini terdapat pada kedua jenis tinta baik underbase maupun plastisol. Tinta ini memerlukan pemanasan yang akan mengakibatkan tinta ini mengembang dengan efek timbul.

2. Tinta Jenis Plastisol / Solvenbase / Berbasis Minyak
Tinta ini berbahan dasar PVC dan harganya cukup mahal serta membutuhkan peralatan khusus untuk pengeringannya. Sebab tinta ini tidak dapat kering dengan sendirinya seperti tinta waterbase pada umumnya. Untuk dapat kering dengan baik, tinta ini memerlukan suhu mencapai 160 derajat celcius serta membutuhkan beberapa peralatan seperti conveyor curing dan flash curing. Setelah pengeringan dengan benar, tinta plastisol ini memiliki daya rekat yang sangat baik. Tinta ini sering digunakan untuk menciptakan efek-efek yang menakjubkan seperti high density. Dan t-shirt yang menggunakan tinta plastisol selalu diberi peringatan ”Do not iron on design”, sebab tinta ini akan meleleh jika terkena panas secara langsung dari setrika.

All Purpose, Tinta ini berbentuk transparan, bersifat seperti extender pada tinta waterbase. Sebab tinta ini hanya baik digunakan pada kain berwarna putih atau terang.

High Opasity, Tinta ini mempunyai sifat seperti rubber dalam waterbase, hanya saja tinta ini mempunyai daya tutup yang lebih baik pada permukaan bahan jika dibandingkan dengan tinta rubber. Tinta ini dapat digunakan untuk teknik high density.

Athletic Plastisol, Tinta ini bersifat lentur atau elastis sehingga sangat cocok untuk penyablonan diatas kain polymesh, spandex atau kain dengan motif berlubang-lubang.

Cork Base, Berjenis plastisol, tinta ini dapat digunakan untuk teknik high density yang akan menghasilkan efek seperti busa atau gabus. Tinta ini memiliki kelenturan dan fleksibelitas yang tinggi sehingga cukup baik untuk penyablonan diatas bahan yang memiliki kelenturan tinggi seperti bahan Spandek dan Rib. Tinta ini juga tidak diperbolehkan untuk di dry clean, bleach atau disetrika.

Shimmer Gold & Base, Tinta dari jenis plastisol ini diformulasikan untuk menghasilkan warna seperti metalik. Tinta ini berbentuk pasta dan siap pakai. Tinta ini sangat baik digunakan untuk heat transfer, baik itu cold peel maupun hot peel. Sangat baik digunakan pada kain knitting, cotton, polyster dan rayon. Tidak disarankan untuk pemakaian pada kain jenis nylon atau lycra.

High Density Clear, Tinta yang bersifat transparan, tinta ini menghasilkan efek sablon yang mengkilap dan terkesan basah.

Wiflex Luna Clear, Tinta plastisol transparan yang tidak terlihat dengan sinar lampu biasa, akan muncul jika terkena sinar ultraviolet. dll.

Sebenarnya masih banyak lagi jenis-jenis tinta sablon yang digunakan pada kaos-kaos distro, baik pada tahap awal ataupun penyempurnaan design yang digunakan, tetapi jenis-jenis tinta di atas lah yang sering digunakan untuk kaos-kaos distro.

JAHITAN KAOS
Pada section Jahitan Kaos ini , saya tidak akan lebih banyak menjelaskan dengan kata-kata, mungkin dengan menggunakan gambar pemahamannya akan lebih mudah.
1. Jahitan Obras
2. Jahitan Bis
3. Jahitan Rantai

Model Jahitan-jahitan di atas adalah model dasar untuk seluruh bagian kaos distro yang sudah dapat dipastikan memiliki ketahanan dan keawetan suatu kaos bagi penggunanya.


Sumber : MCK bahan kaos semarang

Artikel Terkait:

Arti Istilah-Istilah Dalam Peralatan Tata Cahaya

Sahabat pembaca yang baik hati, dan semoga dalam keadaan sehat, kali ini penulis ingin sharing tulisan yang berjudul  Arti  Istilah-Istilah  Dalam Peralatan Tata Cahaya


Beberapa istilah yang sering digunakan dalam tata cahaya:
Lampu: merupakan sumber cahaya, terdpat bermacam-macam tipe lampu antara lain: sepertipar 38, spot, follow light, focus light, dan lain-lain.
Holder: dudukan lampu. Atau juga pemegang lampu 

Kabel: penghantar listrik. Biasa digunakan untuk menyambungkan arus listrik ke peralatan tata cahaya
Dimmer: piranti untuk mengatur intensitas cahaya.
Main light: cahaya yang berfungsi untukmenerangi panggung secara keseluruhan. Biasanya terdiri dari beberapa lampu
Foot light: lampu untuk menerangi bagian bawah panggung.
Wing light: lampu untuk menerangi bagian sisi panggung.
Front light: lampu untuk menerangi panggung dari arah depan.
Backlight: lampu untuk menerangi bagian belakang panggung, biasanya ditempatkan dipanggung bagian belakang.
Silouet light: lampu untuk membentuk siluet pada backdrop
Upper light: lampu untuk menerangi bagian tengah panggung, biasanya ditempatkan tepat diatas panggung.
Tools: peralatan pendukung tata cahaya, misalnya circuit breaker (sekring),tang,gunting, isolator, solder, palu, tespen, cutter, avometer, saklar, stopcontact, jumper, dll.
Seri light: lampu yang diinstalasi secara seri atau sendiri-sendiri (1 channel 1 lampu).
Parallel light: lampu yang diinstalasi secara parallel. (1 channel beberapa lampu).


Secara sederhana hal-hal tersebut adalah yang pada umumnya harus diketahui oleh lightingman (istilah untuk orang yang bekerja menangani khusus bagian tata cahaya) , selanjutnya baik tidaknya tata cahaya bergantung pada pemahaman, pengalaman dan kreatifitas dari lightingman. Intinya, jika ingin menjadi ‘lightingman sejati’, anda harus banyak belajar dan mencoba dari kesalahan (trial and eror) dan percobaan itulah muncul suatu konsep penggunaan peralatan yang lebih baik.

Artikel Terkait:

Peralatan Tata Cahaya Yang Cukup Banyak Di Pakai Di Dunia Film, Konser, Studio Maupun Shooting

Sahabat pembaca dan adik adikku mari sekarang kita belajar peralatan tata cahaya, seperti yang di publikasikan oleh bang miftahudin zaini , ini sangat cocok untuk diketahui terutama rekan pengguna peralatan multimedia baik dari peserta didik yang sedang belajar peralatan tata cahaya, maupun pendidik yang mengajar tata cahaya, langsung saja ini lah beberapa peralatan tata cahaya yang cukup banyak di pakai di dunia film , konser, studio maupun shooting.

1. PAR 64 (Parabolic Aluminized Reflector 64)
Berisi bohlam PAR 64 dengan kapasitas 1000 Watt ,Bohlam PAR sendiri terdiri dari 3 (tiga) macam, yaitu CP 60 (very narrow spot), CP 61 (medium/narrow spot), dan CP 62 (flood)


Penggunaan macam bohlam PAR ini biasanya ditentukan dari posisi peletakan dan keperluan dari acara tersebut alat ini Terbuat dari aluminium Terdiri dari 2 warna, yaitu hitam dan silver Dilengkapi dengan filter frame Biasanya disertakan juga warna dari filter tersebut

2. Flood halogen/CYC
Berisi bohlam halogen dengan kapasitas 1000 Watt Biasanya digunakan untuk menerangi area panggung atau area audience
3. Fresnel
Berisi bohlam fresnel dengan kapasitas 1000 Watt atau 2000 Watt Penggunaan lampu jenis ini sebagai lampu netral dan biasanya dipakai untuk keperluan studio TV, yang membutuhkan kejernihan hasil gambar yang dihasilkan oleh kamera video
4. Effect lights
Salah satu komponen dari peralatan tata cahaya yang akhir-akhir ini sering dipergunakan adalah lampu efek yang terbagi dalam 2 (dua) jenis, yaitu scanner dan moving light. Sama seperti peralatan tata cahaya yang lain, berbagai merek lampu efek dapat kita jumpai di pasaran. Kapasitas bohlam biasanya lebih bervariasi, seperti mulai dari kapasitas 250 Watt, 575 Watt, 1200 Watt, bahkan yang terbaru ada yang berkapasitas 1500 Watt dan 2000 Watt.
Peralatan ini dikendalikan secara otomatis melalui komputer atau lighting console
5. Scanners
 Gerakan vertikal: ± 230°
Gerakan horisontal: ± 75°
Alat ini mempunyai gerakan yang cepat karena reflektor berupa cermin dan sekaligus memiliki kelemahan yaitu jangkauan area yang terbatas

6. Moving lights

Gerakan vertikal: ± 540°
Gerakan horisontal: ± 267°
Lampu jenis ini terdiri dari 2 (dua) jenis yaitu moving light wash dan moving light profile/spot. Perbedaan kedua jenis ini terletak pada gobo
Memiliki beberapa fasilitas yang lebih lengkap daripada scanner, misal pada fungsi iris, zoom atau frost.
Gerakan alat ini relatif lebih lambat daripada scanner tetapi memiliki jangkauan area yang lebih luas
7. Smoke machine
Efek asap yang dipergunakan untuk memperjelas garis-garis sinar yang dipancarkan oleh lampu PAR dan lampu efek
Dapat dikendalikan secara otomatis melalui program komputer atau lighting console, atau manual

8. Follow spot

Alat ini dipergunakan untuk menyorot penampil yang ada dipanggung yang menjadi sorotan utama, seperti MC, bintang tamu atau seseorang yang spesial dalam acara tersebut
Kapasitas bohlam beragam, mulai dari 575 Watt hingga 5000 Watt. Demikian juga dengan jenis bohlam. Pengendalian peralatan ini dikendalikan secara manual
9. City Light Color/Wash

Salah satu peralatan yang cukup sering dipergunakan adalah city light color/wash Dipakai untuk membuat nuansa warna pada suatu area acara. Sering difungsikan sebagai alternatif pengganti lampu PAR. Kapasitas bohlam 2500 Watt
Dikendalikan secara otomatis melalui komputer atau lighting console
10. Mirror ball

Berupa bulatan bola yang ditempeli dengan ratusan kaca Tidak menghasilkan sinar tetapi bisa merefleksikan sinar Nama keren yang sering diucapkan adalah “bola disko”

sumber : miftahudin zaini blog

Artikel Terkait:

Ukuran Cetak Foto Dan Cara Baca Besar Kertas Foto pada Umumnya

Sahabat pembaca yang baik hati, dan semoga dalam keadaan sehat, kali ini penulis ingin sharing tulisan yang berjudul Ukuran Cetak Foto Dan Cara Baca Besar Kertas Foto pada Umumnya untuk lebih lanjutnya sebagai berikut :

Ukuran foto kualitas kecil dan cukup murah biasanya kalo mau cetak :
Ukuran 2R           2     x   3,5  inci     5,6  x  8,9 cm
Ukuran 3R           3,5     x    5   inci  8,9  x  12,7 cm
Ukuran 4R           4      x    6   inci     10,2  x  15,2 cm

Banyaknya sahabat dan peserta didik yang bertanya tentang ukuran foto dan yang paling banyak, dan saat ditanya banyak yang kurang tepat, maka berikut ini saya posting ukuran foto dalam skala cm, dimana skala Cm merupakan konversi dari mm dan inchi, untuk konversi sederhananya kita mengingat yang pernah diposting sebelumnya adalah berikut :
1 Cm = 10 mm
10 mm = 1 Cm
1 Inch = 25,4 mm
1 inch – 2,54 Cm
Contohnya jika nanti ada ukuran foto ukuran 5R adalah 12,7 Cm x 17,8 Cm itu artinya sama dengan ukuran foto 5R adalah 127 mm x 178 mm
Oke sahabat, silahkan langsung baca disini secara lengkapnya semoga bermanfaat

Ukuran foto yang cukup besar, dan sudah mulai bagusnya kalau dikasih bingkai ataupun dikasih album :
Ukuran 5R           5      x    7  inci      12,7   x   17,8 cm
Ukuran 6R           6      x     8  inci     15,2   x   20,3 cm
Ukuran 8R           8      x   10  inci     20,3   x   25,4 cm
Ukuran 8R Jbo   8     x    12  inci     20,3   x   30,5 cm
Jbo diatas maksudnya jumbo sahabat... jadi bisa lebih besar dari yang ukuran 8 R biasa

Ukuran 11R         11    x    14  inci    28     x   35 cm
Ukuran 12R         12    x    15 inci     30     x   40 cm
Ukuran 12R Jbo 12    x    18 inci     30     x   45 cm
Ukuran 16R         16    x     20 inci    40    x    50 cm
Ukuran 20R         20    x    24 inci     50    x    60 cm
Ukuran 22R         20    x    29,5 inci 50    x    75 cm
Ukuran 24R         24    x    31,5 inci 60    x    90 cm
Ukuran 30R         30    x     40  inci   75    x  100 cm

Kalo ini ukuran kertas kalo sahabat juga mau dipake mau cetak foto boleh..
Ukuran A4           8,268    x    11,693  inci     21    x  29,7 cm
Ukuran A3           11,693    x    16,535  inci   29,7  x   42 cm
Ukuran B5           6.929   x   9.843 inci           17.6  x  25 cm
Ukuran B4           9.843   x   13.898 inci        25   x   35,3 cm
Ukuran B3           13.898  x   19.685 inci       35,3  x   50 cm


Sumber: bang oktri damatri
gambar by mas sularto

Artikel Terkait:

Ukuran Cetak Foto Pas Foto 2 x3 , 3x4, dan 4x6

Sahabat pembaca yang baik hati, dan semoga dalam keadaan sehat, kali ini penulis ingin sharing tulisan yang berjudul Ukuran Cetak Foto Pas Foto 2 x3 , 3x4, dan 4x6 .untuk lebih lanjutnya sebagai berikut :

Banyaknya siswa siswi bertanya tentang ukuran foto dan yag paling banyak jawab ternyata banyak yang kurang tahu, maka berikut ini saya posting ukuran foto dalam skala cm, dimana skala Cm merupakan konversi dari mm dan inchi, untuk konversi sederhananya adalah berikut
1 Cm = 10 mm
10 mm = 1 Cm
1 Inch = 25,4 mm
1 inch – 2,54 Cm
Contohnya jika nanti ada ukuran pas foto ukuran 4 x 6 adalah 3,8 Cm x 5,6 Cm itu artinya sama dengan ukuran foto 4 x 6 adalah 38 mm x 56 mm
Oke sahabat, silahkan langsung baca disini secara lengkapnya semoga bermanfaat


Ukuran pas foto yang biasa hitam putih sama foto warna :
Ukuran 2x3         2,2  x   3,0 cm
Ukuran 2x3         Ukuran foto KTP               2   x   2,7 cm
Foto sim foto kartu pelaajar, dan lain lain juga menggunakan ukuran 2x3 biasanya

Ukuran 3x4         Ukuran foto Ijazah          2,8   x   3,8 cm
Ukuran foto sertifikat , piagam pelatihan, sertifikat seminar, dan lain lain

Ukuran 4x6         Ukuran foto SKCK            3,8    x    5,6 cm
Ukuran foto berkas nikah, foto kartu ujian apa gitu yang butuh biar wajahnya kelihatan, dan foto lainya sesuai permintaan

Sekarang sudah jelas kan ukuran pas fotonya, jadi anda tidak lagi bimbang dan ragu kalo mau cetak foto anda sendiri, yang mungkin anda mulai dari mengambil gambar foto, kemudian editing dikit dengan software edit foto, sesuaikan ukuran diatas, selesai. Dan tinggal cetak. Cukup kan kawan 


Artikel Terkait:

kumpulan contoh soal multimedia pilihan ganda + jawaban

Sahabat pembaca yang baik hati, dan semoga dalam keadaan sehat, kali ini penulis ingin sharing tulisan yang berjudul kumpulan contoh soal multimedia + jawaban untuk lebih lanjutnya sebagai berikut :

     1.      Softwaware yang digunakan untuk membuat web design adalah :
a.      Dreamweaver
b.      Macromedia Flash
c.       Corel Draw
d.      Adobe Photoshop
e.       Adobe Audition

2.      Jika ingin memotong gambar hasil scan, maka digunakanlah :
a.       Rotate
b.      Brush
c.       Crop
d.      Zoom
e.       Paint

3.      Software yang digunakan untuk membuat animasi teks adalah :
a.       Corel Draw
b.      Adobe Flash
c.       Dreamweaver
d.      Swish Max
e.       Adobe Ilustator

4.      Salah satu software pengolah audio adalah :
a.       Adobe Photoshop
b.      Adobe Audition
c.       Corel Draw
d.      Swis Max
e.       Macromedia Flash

5.      Default untuk penyimpanan file dari software Flash adalah :
a.      fla
b.      Cdr
c.       Avi
d.      Swf
e.       Jpg

6.      RAM kepanjangan dari :
a.       Ready Acsess Memory
b.      Random Acsess Memory
c.       Read Acsess Modem
d.      Really Acsess Memory
e.       Road Acsess Memory

7.      Dibawah ini software pengolah gambar vektor/digital illustrator adalah…
a.      Corel Draw
b.      Paint Brush
c.       Macromedia Flash
d.      Dreamweaver
e.       Adobe After Effect
Pembahasan : Corel Draw salah satu software pengolah gambar vector
8.      Yang termasuk program berbasis vektor dalam kategori program modeling adalah :
a.       Autocard
b.      Photoshop
c.       Macromedia Flash
d.      Adobe After Effect
e.       3D Studio MAX

9.      Kumpulan titik disebut :
a.       Bitmap
b.      Pixel
c.       Contras
d.      Layer
e.       Intensitas

10.  Untuk menutup program aplikasi photoshop bisa menggunakan shortcut :
a.       CTRL + S
b.      CTRL + O
c.       CTRL + Q
d.      CTRL + C
e.       CTRL + V

11.  Salah satu  Progam untuk memanipulasi gambar adalah :
a.      Adobe Photoshop
b.      Corel Draw
c.       Dreamweaver
d.      Macromedia Flash
e.       Swish Max

12.  Yang dimaksud area kerja Corel Draw adalah :
a.       Judul program yan aktif
b.      Tempat tool-tool berada
c.       Tempat objek dibuat, dibentuk, digabungkan dan sebaginya
d.      Memodifikasi tool hingga setiap tool memiliki fungsi bebeda
e.       Baris yang berisi perintah

13.  Sebuah web kita evaluasi ternyata kita membutuhkan bahwa suatu objek perlu link ke halaman situs lain, agar unser mendapat kejelasan bila link ke halaman / situs lain.
Pada tahapan untuk itu digunakan :
a.       Hyperteks Markup
b.      Hypertext
c.       Link to web
d.      Hyperlink
e.       Link URL
Pembahasan : biasanya digunakan untuk mengelink ke halaman selanjutnya
14.  Salah satu program penyuting video adalah ;
a.       Corel Draw
b.      Swish Max
c.       Adobe Auditin
d.      Adobe Flash
e.       Ulead

15.  Yang dimaksud Memory adalah :
a.      Memory adalah tempat untuk penyimpanan datasementara
b.      Memory adalah tempat untuk jalannya prosesor
c.       Memory adalah tempat untuk memperbaharui data
d.      Mmory adalah tempat untuk membuang data
e.       Memory adalah informasi untuk hardisk
16.  Apa kepanjangan dari HTML :
a. Hyper Text Markup Language
b. Hyper Text Maksimum Language
c. Hyper Text Machenic Language
d. Hyper Teknik Markup Language
e. Hyper Text Maksimum Language

17.  Jumlah pixel persentimeter adalah :
a. Pixel
b. Render
c. Resolusi
d. Layer
e. Inten sitas
     19. Painting tool di photoshop yang digunakan untuk menggambar menggunakan kuas yaitu
a. Pensil
b. Paiting Brush
c. Eraser
d. Crop
e. Air bursh
      20.  Yang terdapat pada Standard Primitives di 3D Max adalah :
 a. Box                            c. Chamfer Box                       e. Oitank
 b. Torus Knot                d. Chamfer Chli

Artikel Terkait: