Cara Bijak Merawat Baterai Laptop Agar Awet Tahan Lama Dan Tidak Mudah Rusak

Sahabat pembaca yang baik hati, dan semoga dalam keadaan Yang Baik, kali ini penulis ingin sharing tulisan yang berjudul Cara Bijak Merawat Baterai Laptop Agar Tahan Lama Dan Tidak Mudah Rusak untuk lebih lanjutnya sebagai berikut :


1.    Gunakan batrai asli ( original )
Baterai asli atau original biasanya kita sebut dengan aterai bawaan laptop, dimana baterai ini memiliki tegangan (Voltase) , arus (Ampere) , maupun daya (Watt) yang sesuai dengan kebutuhan laptop anda, sebagai contoh gambar berikut.

Setiap laptop, biasanya memiliki voltase dan daya yang berbeda sesuai dengan tippe laptopnya, oleh karena itu keterangan yang tertera pada batre laptop ini sangatlah penting bagi anda sebagai pemilik laptopnnya.


2.    Gunakan charger asli ( original )
Charger asli diperuntukkan untuk melakukan proses pengecasan (charging) untuk tipe batre tertentu. Ini lah selayaknya jika anda membeli charger pengganti gunakanlah yang sesuai dengan laptopnya.

Tak jauh berbeda dengan baterai asli / ori charger laptop yang asli juga memiliki spesifikasi tentang voltase dan arus yang tertera dan biasanya tertulis seperti berikut ini


INPUT                   : 110-240V
OUTPUT               : 19V , 3.42A
Iulah contohnya dimana input adalah daya yang masuk kedalam charger, kalo arus yang banyak beredar oleh PLN adalah normalnya 220V, namun tidak menutup kemungkinan akan turun atau naik. Maka dalam charger tersebut berarti mampu digunakan saat tegangan PLN turun hingga 110 V dan masih juga bertahan saat tegangan atau Voltase PLN naik hingga 240V.

Jika tegangan berada diluar rentang 110-240 V, maka charger bisa saja tidak berfungsi, atau bahkan bisa mengalami kerusakan pada chargernya saat tegangan melebihi 240V

3.    Hentikan pengecasan saat sudah 100 %
Sahabat pembaca griyachumaidi.com, ada kalanya anda mengecas laptop saat malam dan anda tinggal tidur sampai pagi, nah sebenarnya ini yang dimaksudkan di pembahasan ini


Saat melakukan pengecasan, indikator baterai akan naik hingga puncaknya mencapai 100% dan saat setelah 100 % ini beberapa laptop sebenarnya memiliki fitur otomatis untuk memindahkan penggunan daya melalui sumber AC langsung. Namun ada beberapa yang belum memiliki fitur otomatis ini, atau mungkin sebenarnya sudah memiliki fitur otomatis ini namun karena sudah beberapa waktu ada yang mengalami kendala. Sehingga menyebabkan pengecasan terus berlangsung saat penggunaan baterai digunakan, hal ini akan menimbulkan efek kurang baik.

Ibarat pengecasan ini adalah ada yang dimasukkan tapi ada juga yang dikeluarkan, sehingga jika kondisi ini terus menerus dalam waktu yang lama maka akan mengurangi umur baterai laptop anda.

Jadi anda boleh saja membiarkan sampai 100 % pengecasan yang tidak terlalu lama, atau anda juga boleh membiarkan pengecasan jika anda yakin fitur otomatis di laptop anda berjalan dengan baik.

Catatan : pengecasan yang terbaik versi griyachumaidi.com adalah pengecasan saat laptop dimatikan, anda bisa melihat indikator pengecasan full atau masih mengecas. Pengecasan ini bisa dilakukan jika kondisi bisa diatur misalnya untuk istirahat, atau untuk mendinginkan bebrapa waktu setelah dipakai.

4.    Jangan biarkan laptop mati sendiri ( kehabisan baterai)
Terkadang saking asiknya menggunakan laptp yang lagi belajar, atau bekerja, bahkan lagi asyik nge game. Tak terasa ada peringatan batrai low, dibiarkan saja, dan akhirnya mati deh laptopnya...

Saran kami, hindari hal yang seperti itu, karena baterai laptop yang mengalami pengosongan sampai benar benar kosong kemungkinan bisa mengakibatkan kerusakan pada sisi baterai, apalagi jika hali ini terjadi berkali kali...

Hal ini berdasarkan pengalaman penulis dan juga dari cerita kawan kawan, tentang awal mula baterai laptop mereka mengalami umur yang lebih pendek, diawali dengan lupa mematikan laptop yang tidak disetting mati atau sleep otomatis, hingga batre habis sendiri, atau keasyikan menggunakan laptop hingga adanya peringatan  batrai low tetap diabaikan karena merasa tanggung sedikit lagi... dan akhirnya mati sendiri laptopnya.

Untuk meghindari baterai kosong ini anda dapat mensetting pengaturan sleep atau hibernate laptop anda sebelum mencapai batrai 0%, misalanya anda dapat mensetting laptop akan mati otomatis saat kondisi baterai 10 % atu 15 persen.

Bagi yang belum bisa men setting ini silahkan setting di control panel atau anda dapat membaca artikel kami yang akan dibuatkan di judul cara mengatur hibernat dan standby laptop agar laptop mati sendiri jika baterai menipis

5.    Cabut baterai jika kemungkinan lama tidak dipakai ( ini ada yang bisa dan ada yang tidak bisa)
Jika anda memiliki rencana laptop anda akan di simpan atau tidak digunakan dalam waktu yang cukup lama, misalnya 1 minggu atau satu bulan, griyachumaidi.com punya saran, sebaiknya di lepas saja baterainya, jika anda masih belum bisa melepasnya bacalah buku petunjukya, jika anda masih belum bisa juga, minta tolong teknisi atau teman yang memang bisa untuk melepaskanya.

Tapi sebelum anda lepas usahakan di cas dulu baterainya hingga penuh, atau boleh sekitar 50-90 % . hal ini berdasarkan pengamatan saat pembelian laptop yang versi baterai bisa dilepas, saat kita beli pertama baterai tidak terpasang. Dan kondisi pengecasan pertama dari pabrik sekitar 50%

Pencabutan baterai ini dilakukan untuk menghindari adanya konsletting atau adanya penggunaan daya secara terus menerus akibat kebocoran pada sistem rangkaian laptop walaupun nilainya kecil, karena jika dibiarkan, baterai anda akan mengalami kekosongan sendiri, dan jika ini terjadi maka sama seperti point no 4 diatas.

6.    Jangan paksa CPU bekerja maksimal terus , karena akan menghabiskan baterai
Kondisi CPU semakin besar penggunaan, maka semakin banyak konsumsi daya, sehingga akan mengakibatkan daya dalam baterai laptop anda cepat habis. Oleh karena itu, jika kondisi penggunaan CPU terlalu besar, cobalah dikurangi jika dimungkinkan. Dan anda dapat melihat program apa saja yang meenggunakan CPU melalui task manager dan pada tab process.

Jika anda belum bisa mengetahui proses yang memakan banyak memory maupun CPU anda dapat membacanya pada link cara melihat penggunaan CPU dan Proses yang sedang berjalan

7.    Tutup aplikasi yang tidak dipakai
Sahabat griyachumaidi.com tak terasa kita sudah sampai pada pembahasan ke 7 tentang artikel Cara Bijak Merawat Baterai Laptop Agar Tahan Lama Dan Tidak Mudah Rusak, diantara sahabat mungkin ada yang sering membuka banyak aplikasi secara bersamaan, karena mungkin didukung oleh performa laptop yang handal, dengan prosesor yang cepat dan memory RAM yang besar, sehingga tidak terasa adanya perlambatan saat membuka banyak aplikasi sekaligus. Atau mungkin anda tidak membuka banyak aplikasi, tapi anda membuka sebuah program dengan banyak file maupun tab yang sedang dijalankan secara sekaligus.

Tahukah anda sebenarnya hal ini mempengaruhi daya tahan batre laptop anda. Saya contohkan saja, anda buka word, powerpoint, excel, chrome, game dan masih banyak lagi yang masih berjalan tanpa anda sadari. Mungkin berawal dari mengerjakan tugas, eh belum selesai mentok akhirnya ada yang perlu dicari diinternet, akhirnya buka google chrome, dan setelah nyari dapat ngerjain lagi, dan setelah capek kerja, ah refreshing dulu, akhirnya buka game sampai lupa yang lain tadi belum ditutup.... niatnya nge game sebentar... dan merasa asyik... terusin lagi.. dan terusin lagi hingga akhirnya kerjaan lupa aplikasi bayak terbuka, batre habis pula dibiarkan... hati hati bisa kembali ke point 4

Aplikasi yang banyak berjalan, mengakibatkn banyak memory dan CPU yang digunakan, sehingga walaupun tidak sampai kejadian seperti CPU point 5, dimana CPU bekerja maksimal. Akan tetapi banyaknya apilkasi yang berjalan juga mengakibatkan konsumsi daya batre akan semakin besar dan dapat menyebabkan daya dalam baterai cepat habis.

Maka matikanlah aplikasi yang merasa anda ini sekarang tidak dipakai lagi, nanti kalo mau dipakai baru dibuka lagi.

8.    Gunakan mode hemat daya ( Power saver )
Didalam laptop anda biasanya sudah terdapat mode penghemat daya baterai yang biasanya tertulis power saver, waktu kita melihat indikator batrai laptop yang ada di pojok kanan bawah laptop anda (standard tempatnya kalo belum dirubah). Kalo power saver tidak muncul, anda bisa memunculkannya mellaui control panel. Power saver sebenarnya jika anda inginkan, anda juga bisa merubahnya misalnya kecerahan cahaya saat menggunakan power saver, berapa menit laptop akan melakukan sleep jika tidak dipakai, dan lain lain.
Jika anda ingin mengetahui lebih banyak tentang powersaver, silahkan baca artikel lainya tentang Cara Mengaktifkan Power Saver Dan Pengaturanya Lengkap

9.    Matikan screen saver
Screen saver biasanya akan muncul setelah sekian lama laptop tidak dipakai, misalnya setelah 1 menit, atau setelah 5 menit. Hal ini tegantung pengaturan anda memunculkan screen saver.
 
contoh screen saver buble dan 3D text
Pada saat penggunaan baterai screen saver akan tetap mengkonsumsi daya laptop, dan terkadang screen saver juga ada yang menggunakan video plus suara, hal ini akan menggunakan daya yang cukup besar saat kita tidak menggunakan laptop.

Akan lebih baik jika screensaver dimatikan, sehingga komputer akan melakukan sleep atau hibernate, sehingga layar akan mati dan menghentikan atau mengurangi daya saat kita tidak menggunakan laptop. Sehingga baterai laptop anda akan tetap terjaga awetnya dan bertahan lama.

Itulah mungkin saran dari admin griyachumaidi.com untuk anda dalam artikel Cara Bijak Merawat Baterai Laptop Agar Tahan Lama Dan Tidak Mudah Rusak, bagaimana pendapat anda ? adakah anda yang setuju atau point ke berapa yang anda tidak setuju?


Yuk...Like And Share..Artikel Ini
Baca Juga

Related Posts:

0 Komentar di "Cara Bijak Merawat Baterai Laptop Agar Awet Tahan Lama Dan Tidak Mudah Rusak"

Posting Komentar

Berikan komentar anda sesuai judul artikel, terimakasih